[Intro]
F G Em F
[Verse]
F G
maaf, kenapa banyak bertanya?
C
padahal ada semua
Am
jawaban tentang hal indah
F
jujur, satu hal termudah
G
yang enggan terucap
C Am
kenapa kita takut untuk itu ?
F
marah, teruslah kau marah
G
arahkan padanya
C Am
pada kuasa dan kesombongan nihil
F G
anjing, aku lelah, anjing
C Am
terus bermusuhan dengan sekitarku
Dm
[Chorus]
F G
sayang, kenapa kita berpisah?
C Am
padahal bersama adalah hal indah
F G
kawan, baru kami ini ku merasa sedih
C Am
ketika sadar atau karena minuman
F G
lemah, aku lemah, oh lemah, aku lemah
C Am
ingin dipelukmu, sayangku, peluk aku
F
entah di padang rumput
G
di petak kamar yang sempit
C
atau di angkasa yang hanya
Am F G C
metafora belaka
F G C Am (3x)
F G
[Verse]
F G
maaf, kenapa banyak bertanya?
C
padahal ada semua
Am
jawaban tentang hal indah
F
jujur, satu hal termudah
G
yang enggan terucap
C Am
kenapa kita takut untuk itu ?
F
marah, teruslah kau marah
G
arahkan padanya
C Am
pada kuasa dan kesombongan nihil
F G
anjing, aku lelah, anjing
C Am
terus bermusuhan dengan sekitarku
Dm
[Chorus]
F G
sayang, kenapa kita berpisah?
C Am
padahal bersama adalah hal indah
F G
kawan, baru kami ini ku merasa sedih
C Am
ketika sadar atau karena minuman
F G
lemah, aku lemah, oh lemah, aku lemah
C Am
ingin dipelukmu, sayangku, peluk aku
F
entah di padang rumput
G
di petak kamar yang sempit
C
atau di angkasa yang hanya
Am F G C
metafora belaka (aa a )
Maaf, kenapa banyak bertanya?
Padahal ada semua jawaban tentang hal indah
Jujur, satu hal termudah yang enggan terucap
Kenapa kita takut untuk itu?
Marah, teruslah kau marah, arahkan padanya
Pada kuasa dan kesombongan nihil
Anjing, aku lelah, anjing
Terus bermusuhan dengan sekitarku
Sayang, kenapa kita berpisah?
Padahal bersama adalah hal indah
Kawan, baru kami ini ku merasa sedih ketika sadar atau karena minuman
Lemah, aku lemah, oh lemah, aku lemah
Ingin dipelukmu, sayangku, peluk aku
Entah di padang rumput, di petak kamar yang sempit
Atau di angkasa yang hanya metafora belaka
Maaf, kenapa banyak bertanya?
Padahal ada semua jawaban tentang hal indah
Jujur, satu hal termudah yang enggan terucap
Kenapa kita takut untuk itu?
Marah, teruslah kau marah, arahkan padanya
Pada kuasa dan kesombongan nihil
Anjing, aku lelah, anjing
Terus bermusuhan dengan sekitarku
Sayang, kenapa kita berpisah?
Padahal bersama adalah hal indah
Kawan, baru kami ini ku merasa sedih ketika sadar atau karena minuman
Lemah, aku lemah, oh lemah, aku lemah
Ingin dipelukmu, sayangku, peluk aku
Entah di padang rumput, di petak kamar yang sempit
Atau di angkasa yang hanya metafora belaka
Tab not available
Buy song
Metafora Berpelukan on iTunes store
Support artists with purchashing the original song!
Related Tabs
Advertisement
Leave a comment